Apakah kamu bercita-cita menjadi Chief Information Officer atau CIO? Pahami beberapa hal berikut ini.

Chief Information Officer atau CIO merupakan salah satu jabatan yang diinginkan banyak orang. Tak heran bahwa jabatan CIO termasuk strategis di bidang IT.

Dilansir dari investopedia, Chief Information Officer atau CIO adalah bagian eksekutif di perusahaan yang bertanggung jawab dalam manajemen, implementasi, dan penggunaan teknologi informasi atau IT.

Posisi CIO dulunya bukanlah posisi yang populer, namun seiring perkembangan zaman, CIO menjadi salah satu posisi yang diidam-idamkan. Selain itu, CIO juga semakin dibutuhkan karena tugas dan tanggung jawabnya yang sangat penting. 

Lalu, apa sih sebenarnya tugas CIO itu?

ilustrasi CIO
ilustrasi CIO

Tugas Chief Information Officer

Dalam buku “Information System Management in Practice”, Ralph Sprague dan Barbara McNurlin menjelaskan bahwa ada lima fungsi utama CIO dalam sebuah perusahaan, diantaranya:

1. Memahami Bisnis

Tugas seorang CIO yang pertama dan utama adalah memahami bisnis. CIO perlu mempelajari dan memahami secara menyeluruh dan mendetail bisnis yang digeluti perusahaan. 

2. Membangun citra divisi

Tugas CIO yang kedua adalah membangun kredibilitas direktorat sistem informasi yang ia pimpin. Hal ini sangat penting karena banyak karyawan yang menilai bahwa penggunaan sistem informasi secara strategis merupakan ciri perusahaan di masa mendatang, bukan saat ini. Divisi IT harus memiliki citra yang baik di mata fungsi-fungsi lain dalam perusahaan.

3. Meningkatkan mutu penggunaan teknologi

Karena keberadaan teknologi informasi dalam perusahaan sangat penting, maka seorang CIO perlu meningkatkan mutu penggunaan teknologi. CIO memiliki tugas untuk memastikan teknologi informasi digunakan secara aktif oleh perusahaan.

4. Visi teknologi informasi

Tugas CIO selanjutnya adalah untuk menentukan visi perusahaan melalui pemanfaatan sistem informasi di masa mendatang.

5. Pengembangan sistem informasi

Tugas yang terakhir dan yang paling penting seorang CIO adalah mengembangkan sistem informasi dalam perusahaan. Selain itu, CIO juga perlu memastikan semua hal diatas berjalan dengan baik.

ilustrasi CIO
ilustrasi CIO

Skill yang diperlukan untuk menjadi CIO

Untuk menjadi seorang Chief Information Officer atau CIO, diperlukan beberapa skill dan kualifikasi.

Tentu seorang CIO harus memahami teknologi informasi, sebab CIO akan banyak bekerja dengan teknologi dalam sebuah perusahaan. Dalam waktu yang sama, CIO juga perlu mengerti kondisi perusahaan.

Untuk melaksanakan tugasnya, CIO bisa menggunakan kerangka kerja atau framework yang memang sudah dirancang untuk tata kelola IT perusahaan. Salah satu framework tersebut adalah COBIT 2019.

ilustrasi COBIT 2019
ilustrasi COBIT 2019

COBIT 2019

COBIT atau Control Objectives for Information and Related Technologies 2019 merupakan framework tata kelola IT yang sangat populer di seluruh dunia. 

Banyak perusahaan besar yang menggunakan COBIT 2019 sebagai kerangka kerja tata kelola IT mereka. 

Dalam konteks penerapan COBIT 2019, seorang CIO punya peran yang penting, yakni mengintegrasikan prinsip dan praktik COBIT 2019 ke dalam lingkungan IT organisasi.

CIO memiliki sejumlah peran untuk implementasi COBIT 2019 di dalam sebuah perusahaan. Peran CIO tersebut melibatkan beberapa aspek kunci, diantaranya:

Aspek pemahaman dan penyadaran

CIO harus memahami konsep, prinsip, dan praktik COBIT 2019 secara mendalam. Selain itu, CIO juga harus menyadarkan film IT dan anggota manajemen lainnya tentang pentingnya implementasi COBIT 2019 dan manfaat yang dapat diperoleh dalam penerapannya. 

Aspek penerapan praktik COBIT

CIO juga bertanggungjawab untuk memastikan bahwa praktik COBIT yang relevan telah diterapkan di seluruh organisasi.

Hal ini melibatkan identifikasi dan penilaian risiko, pengembangan kebijakan dan prosedur, serta pengawasan implementasi dan pemantauan.

Aspek pengukuran kinerja IT

Seorang CIO menggunakan COBIT 2019 sebagai alat untuk pengukuran kinerja IT sebuah perusahaan.

CIO bisa menggunakan indikator kinerja kunci atau KPI yang ditetapkan dalam kerangka kerja untuk memantau pencapaian tujuan, mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, dan pengambilan tindakan korektif apabila diperlukan.

Aspek kepatuhan dan Audit

CIO akan bekerja sama dengan fungsi kepatuhan dan audit internal dalam memastikan organisasi mematuhi persyaratan regulasi dan standar yang berlaku.

COBIT 2019 merupakan kerangka kerja yang tepat untuk pengendalian internal dan kepatuhan, dan CIO akan bertanggung jawab untuk memastikan implementasinya.

Aspek inovasi dan transformasi digital

COBIT 2019 digunakan oleh CIO sebagai panduan untuk mencapai inovasi dan transformasi digital.

CIO akan mengidentifikasi area di mana teknologi baru dapat memberikan keunggulan kompetitif dan menerapkan langkah-langkah untuk mengadopsinya secara efektif.

Author

Eduparx adalah platform pembelajaran IT online nomor 1 di Indonesia yang menyediakan pelatihan berkualitas dan bersertifikat. Eduparx hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam mempelajari teknologi informasi dengan pelatihan dan produk online yang berkualitas dan dapat diakses dimana saja dan kapan saja.

Write A Comment