{"id":4387,"date":"2023-04-11T03:57:44","date_gmt":"2023-04-11T03:57:44","guid":{"rendered":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/?p=4387"},"modified":"2023-04-11T03:58:09","modified_gmt":"2023-04-11T03:58:09","slug":"memahami-ibm-design-thinking","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/memahami-ibm-design-thinking\/","title":{"rendered":"Memahami Design Thinking dari IBM. Hills, Loop, dan Sponsor Users"},"content":{"rendered":"\n<p>Design Thinking menjadi salah satu metodologi yang banyak digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Design Thinking adalah proses penyelesaian masalah yang berfokus pada pengguna atau user. Melalui metodologi Design Thinking, solusi yang dibuat bisa berdasarkan pemahaman yang matang akan masalah yang sedang terjadi, sehingga ditemukan solusi yang terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak perusahaan di seluruh dunia yang mengimplementasikan design thinking untuk bisnis mereka. Salah satu perusahaan yang mengimplementasikan Design Thinking adalah <a href=\"https:\/\/www.google.com\/aclk?sa=l&amp;ai=DChcSEwjyz4PV9qD-AhU3mWYCHTSsCCYYABAAGgJzbQ&amp;sig=AOD64_1yu6_ChOGxnd9ZKe-bbsCxYqHfZA&amp;q&amp;adurl&amp;ved=2ahUKEwi46_vU9qD-AhWYxjgGHbo6BLMQ0Qx6BAgJEAE\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.google.com\/aclk?sa=l&amp;ai=DChcSEwjyz4PV9qD-AhU3mWYCHTSsCCYYABAAGgJzbQ&amp;sig=AOD64_1yu6_ChOGxnd9ZKe-bbsCxYqHfZA&amp;q&amp;adurl&amp;ved=2ahUKEwi46_vU9qD-AhWYxjgGHbo6BLMQ0Qx6BAgJEAE\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">IBM<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/thumbnail-artikel-64-1024x576.jpg\" alt=\"ilustrasi design thinking\" class=\"wp-image-4173\" srcset=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/thumbnail-artikel-64-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/thumbnail-artikel-64-300x169.jpg 300w, https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/thumbnail-artikel-64-1536x864.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">ilustrasi design thinking<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n\n\n<ul class=\"wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts\"><li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/tingkatkan-kinerja-tim-dengan-framework-scrum\/\">Tingkatkan Kinerja Tim Anda dengan Framework Scrum<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/apa-itu-selenium-dan-kelebihannya\/\">Selenium, Tools Testing Aplikasi yang Punya Banyak Kelebihan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n<p>IBM atau International Business Machines dikenal sebagai perusahaan yang memproduksi dan menjual perangkat keras dan lunak komputer.<\/p>\n\n\n\n<p>Raksasa teknologi ini ternyata menerapkan Design Thinking dalam bisnis mereka. Design Thinking IBM merupakan pendekatan yang sangat kuat dalam inovasi dan perbedaan brand, yang berfokus pada kepuasan pelanggan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>IBM menyebut konsep ini dengan Enterprise Design Thinking, dimana konsep ini berfokus dalam mengimbangi keterputusan yang sering dialami perusahaan antara tim, pemangku kepentingan dan pengguna akhir.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/thumbnail-artikel-89-1024x576.jpg\" alt=\"ilustrasi ibm design thinking\" class=\"wp-image-4388\" srcset=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/thumbnail-artikel-89-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/thumbnail-artikel-89-300x169.jpg 300w, https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/thumbnail-artikel-89-1536x864.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">ilustrasi ibm design thinking<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">3 Kunci IBM Design Thinking<\/h1>\n\n\n\n<p>Secara umum, IBM tetap menggunakan konsep Design Thinking tradisional, kemudian menambahkan 3 keys atau yang disebut kunci. Ketiga kunci tersebut adalah:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. <em>Hills <\/em>dalam IBM Design Thinking<\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, Hills berfokus pada manusia. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan kemampuan untuk user yang lebih spesifik di masa depan. Dengan kata lain, sesuatu yang bisa dilakukan untuk user tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Hills sendiri mengikuti format 3W yakni Who, What, dan Wow.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Who mengacu pada siapa penggunanya. Sedangkan What mengacu pada apa yang bisa dilakukan oleh user yang sebelumnya tidak bisa mereka lakukan. Kemudian Wow mengacu&nbsp; pada perbedaan yang bisa membuat kesuksesan dan bagaimana kesuksesan diukur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. <em>Loop <\/em>dalam IBM Design Thinking<\/h2>\n\n\n\n<p>Loop atau pemutaran dirancang untuk membawa tim dalam keselarasan yang sudah diarahkan untuk mencapai keberhasilan, dan hasilnya berpusat pada kebutuhan pengguna.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. <em>Sponsor Users<\/em> dalam IBM Design Thinking<\/h2>\n\n\n\n<p>Sponsor Users adalah user yang sebenarnya yang berkontribusi pada sebuah proyek. Sponsor User bisa digunakan untuk memvalidasi asumsi dan memecahkan masalah yang terkait dengan empathized.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sebuah proyek yang tipikal biasanya melibatkan Sponsor Users hingga dua kali selama periode 6 hingga 9 bulan seiring perkembangan proyek.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya adalah untuk lebih memahami alur kerja user, tugas-tugas user, kesulitan, dan kebutuhan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><\/p>\n\n\n<ul class=\"wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts\"><li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/peran-cio-dalam-transformasi-digital\/\">Peran CIO dalam Transformasi Digital: Mengubah Cara Kerja Perusahaan<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/mengenal-data-sintetis-informasi-buatan-yang-aman-untuk-kemajuan-teknologi-2\/\">Mengapa Pengetahuan Data Analitik Kini Jadi Kebutuhan Wajib bagi Setiap Pekerja<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/mengenal-data-sintetis-informasi-buatan-yang-aman-untuk-kemajuan-teknologi\/\">Mengenal Data Sintetis: Informasi Buatan yang Aman untuk Kemajuan Teknologi<\/a><\/li>\n<\/ul>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Design Thinking menjadi salah satu metodologi yang banyak digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia. Design Thinking adalah proses penyelesaian masalah yang berfokus pada pengguna atau user. Melalui metodologi Design Thinking, solusi yang dibuat bisa berdasarkan pemahaman yang matang akan masalah yang sedang terjadi, sehingga ditemukan solusi yang terbaik. Ada banyak perusahaan di seluruh dunia yang<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4195,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,29],"tags":[252,350,19],"class_list":{"0":"post-4387","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"category-it-management","9":"tag-design-thinking","10":"tag-ibm-design-thinking","11":"tag-top"},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4387","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4387"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4387\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4389,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4387\/revisions\/4389"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4387"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4387"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4387"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}