{"id":4096,"date":"2023-01-13T07:15:03","date_gmt":"2023-01-13T07:15:03","guid":{"rendered":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/?p=4096"},"modified":"2023-01-13T07:15:05","modified_gmt":"2023-01-13T07:15:05","slug":"jenis-jenis-vulnerability-pada-keamanan-jaringan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/jenis-jenis-vulnerability-pada-keamanan-jaringan\/","title":{"rendered":"Jenis-jenis Vulnerability pada Keamanan Jaringan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keamanan jaringan merupakan salah satu aspek keamanan teknologi informasi yang perlu dijaga dengan baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam hal keamanan jaringan, istilah vulnerability sering disebut-sebut. Vulnerability sendiri adalah kerentanan atau kelemahan yang ada pada jaringan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Vulnerability dapat mengancam keamanan jaringan, maka dari itu perlu diketahui elemen-elemen apa saja yang bisa mengancam keamanan jaringan suatu perusahaan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">Apa itu vulnerability dalam keamanan jaringan?<\/h1>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Vulnerability dalam keamanan jaringan merupakan kelemahan yang terjadi akibat cacat sistem ataupun infrastruktur. Vulnerability juga bisa terjadi pada perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), aplikasi, atau bahkan human error.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hacker atau peretas dapat mengeksploitasi kerentanan yang ada untuk membobol sistem tanpa izin. Biasanya hacker akan membuat exploit yang dirancang khusus untuk vulnerability yang mereka temukan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"394\" src=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Collage-Maker-31-Oct-2022-10.21-AM.jpg\" alt=\"ilustrasi vulnerability yang dieksploitasi oleh hacker\" class=\"wp-image-4097\" srcset=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Collage-Maker-31-Oct-2022-10.21-AM.jpg 700w, https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Collage-Maker-31-Oct-2022-10.21-AM-300x169.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">ilustrasi vulnerability yang dieksploitasi oleh hacker<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga:<\/strong><\/p>\n\n\n<ul class=\"wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts\"><li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/peran-cio-dalam-transformasi-digital\/\">Peran CIO dalam Transformasi Digital: Mengubah Cara Kerja Perusahaan<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/mengenal-data-sintetis-informasi-buatan-yang-aman-untuk-kemajuan-teknologi-2\/\">Mengapa Pengetahuan Data Analitik Kini Jadi Kebutuhan Wajib bagi Setiap Pekerja<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Vulnerability paling sering terjadi dalam perangkat lunak. Vulnerability di perangkat lunak tergolong berbahaya sebab bisa di-exploit dari jarak jauh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah beberapa contoh software yang rentan diretas karena memiliki kerentanan tinggi:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Vulnerability pada aplikasi web<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Situs web bisa menjadi salah satu kerentanan atau vulnerability yang mengancam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Exploit bisa masuk melalui aplikasi web, namun bergantung pada bahasa pemrograman yang digunakan, server, dan database.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Vulnerability pada firmware<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Firmware merupakan perangkat lunak atau sistem operasi kecil yang langsung terpasang pada chip beberapa perangkat. Firmware biasanya ada pada router, kamera, printer, telepon, dan lain-lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena firmware memiliki kapasitas yang terbatas, mesin yang menggunakan firmware biasanya tidak memiliki sistem operasi, sehingga sangat rentan diretas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Vulnerability pada sistem operasi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sistem operasi memang memiliki sistem keamanan tersendiri. Namun sistem operasi manapun yang memiliki keamanan tingkat tinggi tetap memiliki kerentanan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menjaga keamanannya, perlu dilakukan pengecekan berkala terkait update softwarenya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Vulnerability pada brainware<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Brainware merupakan sebutan bagi seseorang yang mengoperasikan komputer. Pengguna komputer perlu mengerti dasar-dasar dari keamanan siber. Sebab, jika pengguna tidak mengerti, hacker akan mudah meretas komputer yang ia gunakan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Vulnerability pada software<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Software atau aplikasi yang diinstal pada komputer bisa menjadi salah satu celah keamanan, terutama untuk aplikasi yang terhubung dengan internet.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aplikasi yang tidak diketahui asal-usulnya bisa menjadi salah satu pintu gerbang masuknya para hacker untuk mengeksploitasi komputer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca juga: <\/strong><\/p>\n\n\n<ul class=\"wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts\"><li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/it-management\/5-area-fokus-tata-kelola-ti-it-governance-decision-domains\/\">5 Area Fokus Tata Kelola TI (IT Governance Decision Domains)<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/4-tren-teknologi-yang-diprediksi-akan-banyak-digunakan-di-masa-depan\/\">4 Tren Teknologi yang Diprediksi Akan Banyak Digunakan di Masa Depan<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/it-management\/tingkatkan-kualitas-layanan-it-dengan-itil-v4\/\">Tingkatkan Kualitas Layanan IT dengan Framework Ini<\/a><\/li>\n<li><a class=\"wp-block-latest-posts__post-title\" href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/development\/manfaat-rest-api-flutter\/\">Manfaat REST API di Flutter untuk Mempermudah Pengembangan Aplikasi Mobile<\/a><\/li>\n<\/ul>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keamanan jaringan merupakan salah satu aspek keamanan teknologi informasi yang perlu dijaga dengan baik.&nbsp; Dalam hal keamanan jaringan, istilah vulnerability sering disebut-sebut. Vulnerability sendiri adalah kerentanan atau kelemahan yang ada pada jaringan.&nbsp; Vulnerability dapat mengancam keamanan jaringan, maka dari itu perlu diketahui elemen-elemen apa saja yang bisa mengancam keamanan jaringan suatu perusahaan.&nbsp; Apa itu vulnerability<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4098,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,32],"tags":[102,19,219],"class_list":["post-4096","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-insight","category-cyber-security","tag-keamanan-jaringan","tag-top","tag-vulnerability"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4096"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4096\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4099,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4096\/revisions\/4099"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}