{"id":4022,"date":"2022-12-16T02:03:18","date_gmt":"2022-12-16T02:03:18","guid":{"rendered":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/?p=4022"},"modified":"2023-01-04T07:00:15","modified_gmt":"2023-01-04T07:00:15","slug":"5-tahap-design-thinking","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/5-tahap-design-thinking\/","title":{"rendered":"5 Tahap Design Thinking yang Perlu Kamu Pahami"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Metodologi design thinking merupakan hal yang perlu dipahami untuk menuju transformasi digital, bagaimana tahapannya?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Transformasi digital mempengaruhi segala aspek kehidupan, termasuk dalam hal bisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di era teknologi seperti sekarang, kemampuan teknologi perlu ditingkatkan, dan untuk mengimbanginya, sebuah organisasi harus gesit dan inovatif dalam mengintegrasikan teknologi digital dalam praktek bisnis mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk tetap mengikuti perkembangan teknologi dan kompetitif di pasar manapun, strategi transformasi digital adalah sesuatu yang harus diterapkan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-1024x576.jpg\" alt=\"ilustrasi design thinking\" class=\"wp-image-4023\" srcset=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-300x169.jpg 300w, https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/8-1536x864.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">ilustrasi design thinking<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Transisi dari bisnis konvensional ke digital bisnis bukanlah hal yang mudah, sebab dunia digital berubah dengan cepat dan tak terduga. Hal inilah yang membuat design thinking perlu untuk diterapkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Design thinking adalah metodologi desain yang memberikan pendekatan berbasis solusi untuk memecahkan masalah. Hal ini sangat berguna untuk menghadapi masalah-masalah kompleks yang ada dalam perusahaan. Selain memecahkan masalah, design thinking juga memahami kebutuhan manusia yang terlibat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam implementasinya, design thinking terdiri dari lima tahap. Kelima tahap tersebut adalah Emphatize, Define, Ideate, Prototype, dan Test.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<div class=\"wp-block-group is-vertical is-content-justification-left is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-c0ca7d81 wp-block-group-is-layout-flex\">\n<p class=\"has-small-font-size\"><strong>Baca Juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-size:15px;line-height:0\"><a href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/contoh-penggunaan-api\/\"><em>Contoh Penggunaan API Pada Website dan Aplikasi<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-size:15px\"><a href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/fitur-adobe-xd-untuk-ui-ux\/\"><em>Fitur-fitur Adobe XD yang Sangat Membantu Desainer UI\/UX<\/em><\/a><\/p>\n<\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Empathize<\/h2>\n\n\n\n<p>Tahap pertama adalah emphatize, yaitu mendapatkan pemahaman empatik dari masalah yang terjadi kemudian dipecahkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tahap ini melibatkan pendekatan terhadap customer dengan mengerti apa yang sebenarnya diinginkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tahap ini bisa dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan untuk bertemu langsung dengan mereka dan mengerti betul kondisi lapangan dan apa saja yang menjadi kesulitan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Define<\/h2>\n\n\n\n<p>Pada tahapan ini, segala informasi yang didapatkan dari tahap emphatize dikumpulkan, dianalisis, kemudian disintesis untuk menentukan masalah inti yang akan diidentifikasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tahapan define ini akan sangat membantu dalam menyelesaikan masalah yang ada, karena telah dilakukan penetapan masalah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Ideate<\/h2>\n\n\n\n<p>Tahap ideate adalah tahap menghasilkan ide. Semua ide akan ditampung untuk menyelesaikan masalah yang sudah ditetapkan pada tahap define. Setelah itu, dilakukan penyelidikan dan pengujian ide-ide untuk menemukan cara terbaik dalam memecahkan masalah atau menyediakan elemen yang diperlukan untuk menghindari masalah-masalah yang bisa saja terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Prototype<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam tahapan ini, versi produk yang paling kecil dengan beberapa fitur akan dihasilkan. Hal ini dilakukan untuk menyelidiki solusi masalah yang dihasilkan pada tahap sebelumnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Prototype bisa diuji dalam tim sendiri maupun orang di luar tim. Ketika ada masukan, maka dilakukan perbaikan lagi pada prototype ini, sehingga dihasilkan prototype yang benar-benar bagus.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">5. Test<\/h2>\n\n\n\n<p>Testing atau pengujian dilakukan terhadap produk kepada masyarakat atau pengguna. kemudian hasilnya akan dilakukan perubahan dan penyempurnaan untuk menyingkirkan solusi masalah dan mendapatkan pemahaman yang mendalam terkait produk dari penggunanya.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group is-vertical is-content-justification-left is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-c0ca7d81 wp-block-group-is-layout-flex\">\n<p class=\"has-small-font-size\"><strong>Baca Juga:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-size:15px;line-height:0\"><a href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/contoh-penggunaan-api\/\"><em>Contoh Penggunaan API Pada Website dan Aplikasi<\/em><\/a><\/p>\n\n\n\n<p style=\"font-size:15px\"><a href=\"https:\/\/eduparx.id\/blog\/insight\/fitur-adobe-xd-untuk-ui-ux\/\"><em>Fitur-fitur Adobe XD yang Sangat Membantu Desainer UI\/UX<\/em><\/a><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Metodologi design thinking merupakan hal yang perlu dipahami untuk menuju transformasi digital, bagaimana tahapannya? Transformasi digital mempengaruhi segala aspek kehidupan, termasuk dalam hal bisnis.&nbsp; Di era teknologi seperti sekarang, kemampuan teknologi perlu ditingkatkan, dan untuk mengimbanginya, sebuah organisasi harus gesit dan inovatif dalam mengintegrasikan teknologi digital dalam praktek bisnis mereka.&nbsp; Untuk tetap mengikuti perkembangan teknologi<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4024,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,28],"tags":[],"class_list":{"0":"post-4022","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-insight","8":"category-development"},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4022","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4022"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4049,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4022\/revisions\/4049"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eduparx.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}